Showing posts with label Aceh Barat. Show all posts
Showing posts with label Aceh Barat. Show all posts

Tuesday, January 4, 2022

9 Pejabat Eselon II Pemkab Aceh Timur Dilantik, Berikut Nama-namanya

9 Pejabat Eselon II Pemkab Aceh Timur Dilantik, Berikut Nama-namanya

RILIS.NET, Aceh Timur - Sebanyak 9 Pejabat Eselon ll di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dilantik di Aula Sekretariat Kabupaten setempat pada Selasa (4/1/2022).

Prosesi pengambilan sumpah dilakukan oleh Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH melalui Sekda Aceh Timur Ir Mahyuddin MSi.

Saat pelantikan itu turut dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Aiyub SKM MSi, serta Asisten Bidang Pemerintahan Keistimewaan dan Kesra Syahrizal Fauzi SSTP MAP, serta Kepala BKPSDM Aceh Timur T Didi Farisha SSTP MAP serta sejumlah tamu dan undangan lainnya.

Adapun 9 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, sebanyak 5 orang dari hasil pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Pratama yaitu;

- Rudi Saputra SSTP MAP sebagai Kadis Pendidikan Dayah, jabatan sebelumnya sebagai Camat Idi Rayeuk.

- Syahril SSTP MAP sebagai Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, sebatan sebelumnya sebagai Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan pada Sekdakab.

- M Khairurradi SPd dilantik sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintah, Hukum dan Politik, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

- Drh Cut Ida Mariya MAP dilantik sebagai Kadis Perikanan, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris pada Inspektorat Daerah Kabupaten Aceh Timur.

- Erwin Atlizar STP MSi Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura, sebelumnya sebagai Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura.

sedangkan 4 orang lainnya dari hasil pelaksanaan Uji Kompetensi Pejabat Tinggi Pratama yakni;

- Iskandar SH dilantik sebagai Kepala Kesbangpol Aceh Timur, sebelumnya sebagai Kadis Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

- drh Muhammad Mahdi Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, sebelumnya menjabat sebagai Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Aceh Timur.

- Ir Ahmad dilantik sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, sebelumnya sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan.

- Nauli SSTP MAP dilantik sebagai Kadis Komunikasi dan Informatika, sebelumnya menjabat sebagai Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Timur.

Pelantikan 5 orang pejabat eselon ll itu berdasarkan SK Bupati Aceh Timur Nomor. PEG.821.3/23/2021 tanggal 31 Desember 2021 serta empat pejabat ll lainnya sesuai dengan SK Bupati Aceh Timur Nomor. PEG.821.2/21/2021 tertanggal 06 Desember 2021.

Sekda Aceh Timur Ir Mahyuddin MSi usai melakukan pengambilan sumpah pada kegiatan itu mengatakan, Promosi dan mutasi jabatan adalah suatu kebutuhan sekaligus merupakan bagian dari proses pengembangan karir bagi Pegawai Negeri Sipil, untuk mewujudkan dan mengoptimalkan fungsi organisasi, dalam mewujudkan masyarakat Aceh Timur yang sejahtera dan bermartabat.

"Penetapan seseorang pada suatu jabatan dan seleksi untuk mendapatkan calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama terbaik dalam Pemkab Aceh Timur, sehingga pada hakikatnya merupakan wujud kepercayaan dan suatu kehormatan yang mengandung kewajiban, tugas dan tanggungjawab," sebut Ir Mahyuddin MSi.

Oleh karenanya tambah Sekda, kewajiban harus ditunaikan, tanggungjawab harus dipikul dan harus dilaksanakan.

"Perlu saya ingatkan, bahwa semakin tinggi suatu jabatan maka semakin berat beban kerja dan tanggungjawab yang harus diselesaikan, karennya sudah menjadi suatu keharusan bagi saudara untuk meningkatkan kemampuan dan menunjukkan prestasi kerja yang baik, guna mendukung visi dan misi Kabupaten Aceh Timur yang kita cintai ini," harap Sekda Aceh Timur Ir Mahyuddin MSi. (rn/red)

Sunday, October 31, 2021

Penembakan Pos Polisi Panton Reu Aceh Barat Diduga Didasari Motif Dendam dan Sakit Hati

Penembakan Pos Polisi Panton Reu Aceh Barat Diduga Didasari Motif Dendam dan Sakit Hati

Ilustrasi 
Aceh Barat -
Tim penyidik Polda Aceh melakukan pemeriksaan secara maraton terhadap lima orang yang kini ditahan di Mapolres Aceh Barat terkait kasus penembakan Pos Polisi Panton Reu, Aceh Barat.

Adapun dugaan motif dari kelima orang yang ditangkap ini karena sakit hati dan dendam pada pihak kepolisian.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Winardy mengatakan kelima orang yang ditahan ini sempat melakukan tindak pidana perampokan pendulang emas di kawasan Aceh Barat.

Meski tidak ada laporan kejadian dari pihak korban, tim Satreskrim Polres Aceh Barat terus menelusuri keberadaan kelima orang tersebut.

Karena tidak terima diusik, mereka diduga melakukan penembakan pada Pos Polisi di Panton Reu, Aceh Barat.

Pihak Polda bersama Polres Aceh Barat terus mencari barang bukti dan menemukan alibi penembakan yang dilakukan oleh kelima orang terperiksa.

Sebelumnya, pos polisi di Aceh Barat ditembaki orang tak dikenal.

Suara tembakan ini terekam dari CCTV warga yang rumahnya berhadapan dengan Pos Polisi Panton Reu di Aceh Barat.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menemukan 38 peluru dengan dua jenis kaliber yang berbeda.

Polisi juga menemukan 6 proyektil peluru, yang berada di dalam tembok pos polisi, depan pintu masul dan satu buah dalam ruangan pos polisi.

Tak ada polisi yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan ini.


Sumber: Kompas

Thursday, October 28, 2021

Pos Polisi di Gampong Manggi Aceh Barat Diduga Ditembak OTK

Pos Polisi di Gampong Manggi Aceh Barat Diduga Ditembak OTK

RILIS
.NET, Aceh Barat -
Pos Polisi Panton Reu di Gampong Manggi, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, Aceh, diduga ditembak orang tak dikenal.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam penembakan itu.

"Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (28/10/2021).

Penambakan terjadi sekitar pukul 03.15 WIB. Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan sejumlah selongsong peluru dari senjata laras panjang.

Menurut Winardy, polisi masih mengumpulkan selongsong peluru di sekitar lokasi. Pos polisi telah dipasangi garis polisi.

"Saat ini kita masih melakukan olah TKP mengumpulkan barang bukti selongsong dan proyektil peluru yang menempel di dinding pos polisi dan pada satu unit mobil masyarakat yang diparkir di sekitar pos polisi," ujar Winardy.

Sejauh ini belum diketahui motif penembakan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan.

"Kerusakan sementara masih diinventarisasi," sebut Winardy. (rn/rd)

Monday, August 9, 2021

 18 Petugas Ruang Pinere di RSUDCND Meulaboh Terpapar Covid-19

18 Petugas Ruang Pinere di RSUDCND Meulaboh Terpapar Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh. Foto: AJNN/Darmansyah Muda.
Aceh Barat - Sebanyak 18 pegawai yang bertugas di ruang Penyakit infeksi new Emerging Re-emerging (Pinere) Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUDCND) Meulaboh terpapar Covid-19. 

Para staf yang bekerja di ruang Pinere yang terpapar Covid-19 ini terdiri dari tenaga medis, tenaga kesehatan hingga cleaning service. Para nakes dan tenaga medis yang terpapa Covid-19 tersebut saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di komplek perumahan dokter yang berada di Ujong Beurasok, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan. 

Direktur RSUDCND Meulaboh, dr. Gunawan, Sp.A mengatakan dari 18 nakes dan tenaga medis yang terpapar Covid-19 tersebut, semua dalam keadaan stabil dengan kondisi diantara mereka ada yang mengalami gejala ringan hingga yang tidak bergejala.

“Totalnya itu ada dokter empat, perawatnya delapan, bidan dua, adm (adminstrasi) satu, analis satu dan cleaning servisnya dua dengan total 18 orang,” kata dr. Gunawan, Sp.A. 

Kata dia, sebelumnya dari 18 orang tersebut ada sejumlah petugas yang harus dirawat. Akan tetapi, saat ini semua telah stabil dan hanya menjalani isolasi mandiri. 

Meski 18 staf terpapar Covid-19, kata dia, namun tidak menggangu pelayanan di ruang Pinere, sebab, saat ada petugas yang terpapar, pihaknya langsung melakukan perekrutan tenaga medis tambahan yang juga petugas di rumah sakit itu. 

"Saat ini jumlah tenaga medis di ruang pinere secara keseluruhan 18 orang," ungkapnya.


Sumber: AJNN





Friday, August 6, 2021

MTQ Aceh Barat berakhir, puluhan kafilah kecewa karena tidak dapat uang saku

MTQ Aceh Barat berakhir, puluhan kafilah kecewa karena tidak dapat uang saku

MTQ Aceh Barat ke-35 (Foto: Antara)
Aceh Barat -
Sebanyak 43 kafilah asal Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat yang menjadi juara kedua pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-35 Tahun 2021 tidak mendapatkan uang saku.

“Uangnya belum turun, belum cair dari Dinas Syariat Islam,” kata Camat Samatiga, Kabupaten Aceh Barat Murdani di Meulaboh, Kamis.

Ia mengakui akibat belum disalurkan dana tersebut menyebabkan para peserta yang telah mengikuti kegiatan tersebut sejak 1 hingga 5 Agustus itu kecewa.

Murdani mengakui dirinya belum bisa memastikan kapan uang saku peserta kepada 43 orang kafilah disalurkan, meski kegiatan tersebut telah berakhir.

“Kita lihat uang dulu, saya belum tahu kapan bisa disalurkan anggaran ini,” kata Murdani.

Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Barat Muhammad Isa mengatakan pihaknya sebagai penyelenggara kegiatan, tidak pernah menyediakan uang saku kepada masing-masing kafilah dari 12 kecamatan di Aceh Barat.

“Kami tidak pernah menyediakan uang saku selama kegiatan bagi peserta, itu hak masing-masing kafilah untuk memberikannya,” kata M Isa.

Ia mengakui, panitia hanya memberikan akomodasi dan penyediaan sarana selama kegiatan berlangsung termasuk pemberian uang tunai kepada peserta yang menjadi pemenang, tuturnya. (*)


Sumber: Antara