Rabu, 21 Juli 2021

Mayat Laki-laki dalam Goni di Peureulak Timur Diduga Korban Pembunuhan

Autopsi Jasad Korban di RSUD Langsa (Foto: Ist)
RILIS.NET, Aceh Timur - Mayat Laki-laki yang Ditemukan dalam Goni di dalam sungai Peureulak Timur, pada Selasa (20/7/2021) kemarin, diduga korban pembunuhan.

Hal itu terungkap setelah keluar hasil autopsi yang dilakukan pada jasad korban karena adanya tanda luka di jasad laki-laki yang belum diketahui identitasnya itu.

Informasi yang diperoleh RILIS.NET dari Humas Polres Aceh Timur pada Rabu, 21 Juli 2021 siang menyebutkan, Unit Satuan Identifikasi dari Satreskrim Polres Aceh Timur yang turut mendampingi proses autopsi, dari hasil autopsi yang dipimpin oleh dokter Forensik RSUD Langsa pada Rabu ditemukan sejumlah fakta pada jasad korban.

"Kondisi jasad telah membusuk dan dalam keadaan terikat tali di bagian leher, tangan serta kaki. Diduga korban dibunuh terlebih dahulu kemudian diikat lalu dimasukkan ke dalam karung selanjutnya diberi pemberat bertujuan agar korban tenggelam dan menghilangkan jejak. Perkiraan waktu kematian lebih dari satu minggu," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, Rabu (21/7/2021).

Ia menambahkan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dalam proses autopsi, antara lain satu lembar baju bertuliskan Homeland Pekanbaru of Melayu Riau, satu buah kaos singlet warna putih merk JOVAC, hsatu buah celana dalam merk Pastis, satu buah celana panjang merk Pergio berwarna hitam ukuran 28, serta satu buah ikat pinggang tanpa merk berwarna hitam dan sebuah pisau tanpa gagang berbentuk Rencong.


"Ya memang pada hari Senin siang kemarin, ada TKP penemuan mayat seorang pria di Peureulak Timur dan kami menduga telah terjadi tindak pidana pembunuhan," ujar Eko Widiantoro.

Sementara, pada tubuh korban tidak ditemukan identitas yang melekat, hanya saja diperkirakan usia antara 30 sampai dengan 40 tahun dengan tinggi badan 162 Cm dan wajah mayat Mr. X ini sulit untuk dikenali, timpalnya.

"Dalam autopsi tersebut juga ditemukan sejumlah tanda bekas tindak kekerasan di bagian tubuh korban. Salah satunya pada bagian punggung ditemukan dua bekas luka tusukan," tambahnya.

Kapolres juga mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan tanda-tanda tersebut, bisa berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur.

"Bagi warga yang merasa ada kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri seperti yang disebutkan silahkan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Aceh Timur," sebut Eko Widiantoro.

Sebelumnya diberitakan, mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan terapung didalam goni di sungai Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Selasa (20/7/2021), sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat ditemukan didalam goni berwarna putih, mayat ini telah mengeluarkan bau, dengan menggunakan baju singket putih dan celana jeans, diperkirakan telah beberapa hari berada didalam air sungai di kawasan itu.

Kapolsek Peureulak Timur Iptu Mukhsin SH mengatakan, saat memperoleh informasi tersebut pihak Polsek Peureulak Timur langsung menuju ke lokasi penemuan mayat, untuk dilakukan pengecekan ke lokasi, selanjutnya melakukan koordinasi dengan Unit Identifikasi Satreakrim Polres Aceh Timur.

"Selanjutnya untuk karung warna putih tidak bisa dibongkar atau di buka di TKP dikhawatirkan banyak warga yang mendokumentasikan kegiatan tersebut, dan untuk mayat sudah di evakuasi dengan menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Peureulak Timur untuk dibawa ke Rumah Sakit Umum Langsa untuk dilakukan otopsi," Sebut Kapolsek Peureulak Timur. (rn/red)
BAGIKAN

0 facebook: