Rabu, 10 Februari 2021

Badan Kesbangpol Aceh Gelar Sosialisasi Pembauran Kebangsaan di Aceh Timur

Sosialisasi Pembaruan Kebangsaan yang digelar oleh Kesbangpol Aceh di Aceh Timur 
RILIS
.NET, Aceh Timur -
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh bekerjasama dengan Badan Kesbangpol Aceh Timur menyelenggarakan Sosialisasi Pembauran Kebangsaan, di Aula Dinas Syariat Islam Aceh Timur, Selasa (10/2/2021).

Adapun tema yang diusung pada kegiatan itu "Kepedulian dan kebersamaan di era adaptasi kebiasaan baru dalam rangka memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa".

Kegiatan yang dibuka Bupati Aceh Timur H. Hasballah H.M. Thaib, SH melalui staf ahli Bupati bidang Keistimewaaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan Kerjasama DR. Darmawan Ali. M.SID itu diikuti oleh 50 peserta lainnya, yang terdiri dari Camat, Keuchik, tokoh agama, tokoh adat dan juga tokoh pemuda.

Dikatakan Darmawan, dirinya sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi melalui Badan Kesbangpol Aceh yang menyelenggarakan sosialisasi Pembauran Kebangsaan ini.

"Atas nama Pemerintah Aceh Timur Saya menyambut baik dengan dilaksanakannya acara pada hari ini," kata Darmawan.

Untuk mendukung dan memperkokoh kesatuan dan persatuan bangsa, pemerintah kabupaten Aceh Timur telah membentuk Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK).

"Fungsi utama forum ini adalah untuk memberikan pencerahan dan pendidikan akan pentingnya pembaruan kebangsaan bagi masyarakat,juga memberikan sejumlah rekomendasi kepada daerah dalam pemeliharaan pembaruan kebangsaan," ujar Darmawan.

Sementara itu kepala Kesbangpol Aceh Drs. Mahdi Efendi melalui Kabid bina ideologi wawasan kebangsaan dan karakter bangsa Munarwansyah SE, MM dalam sambutanya mengharapkan dengan terlaksanakan kegiatan ini dapat bekerjasama secara harmonis, sinergis,vefektif dan esfisien dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

"Sebagai kepala Kesbangpol Aceh,bsaya berharap program pembaruan kebangsaan dapat dilakukan secara terus menerus, mengingat tingkat kemajemukan masyarakat Aceh sangat tinggi, untuk itu ia mengajak agar gmerapatkan barisan menyambung ukhuwah dan memperkecil kesenjangan sehingga dapat terciptanya kedamaian antara etnis, suku, ras, budaya dan adat istiadat sehingga dapat meninggkatkan hitmat dan martabat dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa yang pluaralisme ini," ujar Munawarnsyah. (rn/aqbar)
BAGIKAN

0 facebook: