Sabtu, 12 Desember 2020

Kedepankan Prokes Covid-19, STTIMASS Laksanakan Kegiatan PPL

Peserta PPL dari STTIMASS (Foto: Adam Manutilaa)
RILIS.NET, Saumlaki - Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia, termasuk Kabupaten Kepulauan Tanimbar, tidak menyurutkan semangat warga akademik Sekolah Tinggi Teologi Injili Mahkota Sion Saumlaki (STTIMASS) untuk terus berupaya meningkatkan mutu dan standar pendidikan tinggi di kampus ini, dengan melaksanakan Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL).

Kegiatan yang berlangsung pada hari Jumat (4/12/2020) di lokasi Kampus STTIMASS, Kampung Babar, Saumlaki, ini diikuti oleh 11 orang mahasiswa sebagai Peserta PPL dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan (Prokes) COVID-19.

Hadir dalam pelaksanaan kegiatan PPL ini beberapa Dosen tutor, diantaranya Pdt. Yusak Weriratan, S.Th., M.A., M.Pd.K., Godfried D. Labatar, S.E., M.Pd., Yustus E. Orundalim, S.Pd., M.Pd., serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang diundang secara khusus untuk mengikuti kegiatan ini, yaitu Dr. Nikolaus P. Reressy, S.Sos., M.P.A., dan Letarius E. Layan, S.E., M.Si., M.Ec.Dev.

Menurut Labatar, yang juga menjabat sebagai Ketua STTIMASS, Kegiatan PPL ini penting dilaksanakan untuk mengasah kemampuan mahasiswa sebagai calon pendidik (red: calon guru) untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di depan kelas.

Ia juga menyampaikan bahwa situasi pandemi ini bukan merupakan halangan bagi warga akademik STTIMASS untuk tetap produktif dengan selalu menjalankan Prokes COVID-19 di lingkungan kampus.

“Karena keadaan daerah kita yang tengah dilanda pandemi COVID-19, maka kami sebagai Pengelola STTIMASS turut mengimbau kepada seluruh dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini untuk selalu mematuhi Prokes COVID-19," kata Labatar.

Sementara itu, di lokasi yang sama Reressy menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat dikatakan sebagai salah satu upaya dari STTIMASS sebagai salah satu perguruan tinggi di daerah ini untuk mendukung terwujudnya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, melalui sektor pendidikan tinggi.

"Kami hadir di sini untuk mendorong terpenuhinya dimensi cerdas pada rumusan Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Itu harapan pada tataran paradigmatisnya. Sementara pada tataran praktis, para calon sarjana ini pada gilirannya nanti akan terjun ke dunia pendidikan sebagai tenaga pendidik. Pada konteks inilah para mahasiswa tingkat akhir ini perlu dipersiapkan secara baik dan memadai melalui kegiatan PPL ini," ucap Reressy.

Lebih lanjut, Reressy menjelaskan bahwa sejauh ini Bupati Kepulauan Tanimbar telah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi pengembangan pendidikan tinggi di Tanimbar, termasuk di Kampus STTIMASS.

“Bapak Petrus Fatlolon, S.H., M.H., selaku Bupati Kepulauan Tanimbar memiliki komitmen yang kuat untuk mengembangkan pendidikan tinggi di Tanimbar. Sebagai wujud implementasinya, kami telah melakukan diskusi bersama pihak Pendiri, Pengelola Yayasan Solagracia Duan Lolat Berkei Saumlaki, dan Pengelola STTIMASS untuk memperkuat tiga hal mendasar di perguruan tinggi ini yang menjadi amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Untuk dimensi pendidikan dan pengajaran, kami tengah melakukan pembobotan terhadap kurikulum sebagai suprastruktur operasional dalam pelaksanaan aktivitas perkuliahan di kampus ini. Sementara itu, pada dimensi penelitian dan pengembangan, kami tengah mendorong pelaksanaan berbagai penelitian ilmiah yang mengangkat pelbagai topik teraktual.

"Melalui riset-riset tersebut, diharapkan akan ada percakapan pemikiran ilmiah yang lebih dinamis pada perguruan tinggi ini. Sementara itu, pada dimensi pengabdian kepada masyarakat, saat ini kami juga tengah mendorong untuk menjadikan STTIMASS sebagai arena pemikiran akademik terkemuka di daerah ini melalui pelbagai kegiatan diskusi publik yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat,” tutup Reressy. (Adam manutilaa)
BAGIKAN

0 facebook: