Sabtu, 21 November 2020

Rekrut Kader Baru, HMI Aceh Timur Gelar Basic Training

Foto: Para peserta saat di lokasi acara 
RILIS
.NET, Aceh Timur -
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Gabungan Cabang Aceh Timur rekrut kader baru dengan menggelar Latihan Kader (LK-1) ataupun Basic Training, yang berlokasi di MAS Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, Jumat (20/11/20).

Acara yang akan berlangsung selama 3 hari 3 malam itu di ikuti oleh puluhan peserta, dan dibuka oleh Ketua Umum HMI Cabang Aceh Timur Muhammad Haris Shalaziq.

Ketua panitia pelaksana Agus Ramadhani mengatakan, kegiatan itu rencananya akan berakhir sampai Minggu mendatang, sejauh ini adapun peserta yang mendaftar mencapai puluhan, namun setelah dilakukan screning test jumlah peserta menyusut, yang lulus hasil screning test dinyatakan berhak mengikuti Basic Training.

“Bersyukur kepada Allah SWT, karena atas berkah dan rahmatnya bisa terlaksananya kegiatan LK 1 yang pada kesempatan kali ini, berhasil merekrut Calon Anggota (CA) sebanyak puluhan peserta yang akan mengikuti pelatihan selama tiga hari, mereka ini yang telah lolos pada tahap screning test beberapa waktu yang lalu," ujar Agus.

Adapun tema kegiatan kali ini menurut Agus yaitu, “Menumbuhkan Integritas dan Loyalitas Mahasiswa dalam Berorganisasi dengan Semangat Kebangsaan dalam Bingkai Keislaman”.

Sementara itu M Haris Shalaziq dalam pernyataannya pada pembukaan kegiatan itu mengatakan, bahwa kegiatan LK 1  merupakan cara tepat dalam mengakomodir keinginan-keinginan luar biasa yang dimiliki mahasiswa.

“Karena HMI sejalan dengan amanah sebagai wadah legal dan formal dalam membentuk pribadi mahasiswa muslim untuk memiliki kemampun akademis, pencipta dan pengabdi, yang sejalan dengan cita-cita bangsa dan cita HMI dalam menyebarkan dakwah islam, dan juga mempertinggi derajat rakyat Indonesia," sebut Haris shalaziq.

Ia pun berpesan kepada calon anggota agar tidak melupakan sejarah HMI yang berperan besar dalam mempertahankan NKRI. Sebagai organisasi terbesar di Indonesia, HMI telah memainkan perannya dalam berkontribusi untuk ummat dan bangsa. Itu sebabnya sambung Haris, pengkaderan terus berlanjut sejak tahun 1947 saat HMI pertama kali di bentuk oleh seorang Pahlawan Nasional yaitu Ayahanda Lafran Pane.

“Kita tidak bisa melupakan HMI yang telah berjuang mempertahankan negara serta mencetak para kader bangsa. Jangan lupa HMI adalah Harapan Masyarakat Indonesia, sejak didirikan 73 tahun silam, HMI turut berkontribusi mempertahankan negara, tak hanya itu HMI juga menjadi salah satu musuh PKI saat itu yang terus bersuara dan menganyang paham radikal PKI dari bumi pertiwi ini, itu sebabnya komitmen keislaman dan ke-Indonesian tidak boleh pudar dari kader HMI," ujar Haris. (rn/aqbar)
BAGIKAN

0 facebook: