Senin, 14 September 2020

Maraknya Kasus Covid-19, Belajar Secara Daring Kembali Diberlakukan di Aceh Timur

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd. (Foto: Waspada)
RILIS.NET, Aceh Timur - Seiring bertambahnya masyarakat yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Aceh Timur, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan kembali diberlakukan belajar secara daring, sedangkan belajar tatap muka di tujuh kecamatan, mulai jenjang TK/PAUD, SD, SMP dan SMA dihentikan.

“Untuk sementarao sekolah-sekolah dalam tujuh kecamatan itu kita hentikan belajar tatap muka dilanjutkan ke belajar daring atau luring terhitung mulai besok (hari ini–red) hingga 10 hari kedepan,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur, Saiful Basri, S.Pd, M.Pd, menjawab Waspada, Minggu (13/9).

Ketujuh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Peureulak, Julok, Idi Rayeuk, Indra Makmu, Nurussalam, Simpang Ulim dan Kecamatan Madat. Sementara 17 kecamatan lainnya tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka sebagaimana biasanya, namun tetap mengedapankan protokol kesehatan (prokes).

“Pelajar yang dialihkan pembelajaran dari tatap muka ke daring atau luring diharapkan tidak keluyuran di luar rumah, perbanyak membaca dan tuntaskan tugas yang diberikan guru bersama orangtua/wali di rumah,” ujar Saiful Basri, ia juga turut meminta agar seluruh pelajar untuk tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Aceh Timur, Dr. H. Edy Gunawan MARS, kepada media membenarkan adanya pemetaan kecamatan didaerah itu, sehingga untuk menghindari pelajar dari resiko terpapar COVID-19, maka ke-7 kecamatan tersebut ditiadakan belajar tatap muka. (rn/red)
BAGIKAN

0 facebook: