Minggu, 30 Agustus 2020

GRAM Kecam Aksi Pembacokan oleh Oknum Keuchik Terhadap Warganya

RILIS.NET, Aceh Utara - Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Aceh Membangun (LSM-GRAM) Muhammad Azhar mengecam keras aksi main hakim sendiri yang dipertontonkan oleh Keuchik Desa Pulo Yusuf KitKecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara Yusuf Foni.

"Kita berharap kepada penegak hukum agar kasus ini dapat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, korban juga merupakan ketua Aliansi Indonesia Muhammad Azhari," ujarnya via whatsapp, Minggu (30/08/2020).

Ia menambahkan, pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan penegak hukum.

"Kita percaya penuh terhadap penegak hukum, untuk bekerja secara profesional sesuai dengan tugas yang telah diembannya," sambung Azhar.

Diketahui korban merupakan Ketua Aliansi Indonsia yang bertugas di Wilayah Aceh Utara, sementara pelaku merupakan seorang kepala Desa pulo kito bernama Yusuf Doni.

Akibat dari pembacokan dengan menggunakan parang tersebut, lengan korban bersimbah darah dengan luka sayat yang sangat serius dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit umum Cut Mutia lhokseumwe.

Sementara Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kapolsek Meurah Mulia, IPDA Sirya Ikbal kepada media mengatakan, menurut keterangan dari korban bahwa Pada hari sabtu tanggal 29 Agustus 2020 sekira pukul 19.30 WIB,  korban keluar dari rumah tepatnya di Desa Pulo Kito Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara.

"Saat itu ia hendak menuju ke Simpang Rangkaya, sesampai di Desa Ujong Reuba tiba-tiba dari arah belakang datang saudara Yusuf Doni dengan menggendarai sepeda motor sambil memegang parang dan menyalip korban serta menabrak korban dari samping hingga korban terjatuh," ujar Kapolsek

Selanjutnya saudara Yusuf Doni langsung menghayunkan parang ke arah leher akan tetapi korban menangkisnya dengan kedua tangannya sehingga kedua tangan korban terluka, "kemudian korban langsung meminta tolong dan sodara Yusuf Doni akhirnya melarikan diri. Kemudian korban di bantu oleh masyarakat dan di bawa k rumah sakit Umum Cut Meutia," jelasnya.

Untuk mempertanggung jawab perbuatannya, Geuchik Pulo Kito diinfomasikan telah menyerahkan diri ke Mapolsek Meurah Mulia, sejauh ini motif pembacokan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat. (rn/alman)
BAGIKAN

0 facebook: