Rabu, 19 Agustus 2020

Akan Berlaku Sanksi Hukum Bagi Warga yang Tak Gunakan Masker di Aceh Timur

RILIS.NET, Aceh Timur - Pasca adanya instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 baru-baru ini, sanksi hukum akan diberlakukan untuk warga di Aceh Timur.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro pada saat konferensi pers dengan sejumlah wartawan di Media Center Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di aula Sekdakab Kabupaten Aceh Timur, Rabu (19/8/2020).

"Dengan adanya instruksi presiden maka hukumnya wajib menggunakan maskar. Nanti setelah dilakukan pembagian masker melalui camat-camat, setelah keluarnya Peraturan Bupati (Perbup), maka kita akan menertibkan dan dan akan kita terapkan sanksi hukumnnya bagi yang tidak mematuhi protokol kesehatan," sebut Eko Widiantoro.

Kapolres menambahkan, hal itu perlu menjadi perhatian semua pihak juga kesadaran msyarakat sendiri, termasuk media agar dapat turut membantu menyampaikan informasi ini kepada semua warga, mengingat angka penularan virus Corona yang semakin menanjak selama ini.

Eko Widiantoro juga menegaskan, akan mengawal turan disipkin ini dengan sebaiknya, dan pihaknya tentu terlebih dahulu juga menunggu regulasi Peraturan Bupati (Perbub) yang akan dikeluarkan oleh Kepala Daerah setempat.

"Sekali lagi mari kit mendisiplinkan keluarga kita, mendisiplinkan lingkungan kerja kita agar terhindar dari virus yang membahayakan ini. Dan kami dari Polri akan mengawal aturan disiplin ini dengan sebaiknya, ini instruksi Presiden, dan ini tentunya demi kepentingan kita bersama," tegas Eko Widiantoro.

Acara itu sempat diwarnai aksi protes oleh undangan yang mayoritasnya merupakan wartawan yang meliput di wilayah Aceh Timur akibat tak tersedianya minum dari panitia, akhirnya sejumlah wartawan meninggalkan lokasi.

Usai acara panitia akhirnya menyiapkan akan siang berupa nasi kotak yang dibagikan dengan amplop berisi uang transportasi kepada peserta, namun sebagian besar memilih keluar dari lokasi tempat acara itu digelar. (rn/red)
BAGIKAN

0 facebook: