Kamis, 04 Juni 2020

Penerus Perjuangan Hasan Tiro adalah Generasi Milenial Yang Menguasai Teknologi


Wakil Ketua I Komite I  DPD RI Asal Aceh, H Fachrul Razi M.IP (Foto: For RILIS.NET) 
RILIS.NET, Banda Aceh - Pengganti DR. Tengku Hasan Muhammad Di Tiro telah lahir di Aceh, mereka adalah generasi milenial yang menguasai teknologi informasi, bahkan lebih memahami dinamika politik nasional dan internasional.

Pernyataan itu disampaikan Senator asal Aceh Fachrul Razi dalam rilis yang turut diterima media ini pada Kamis (4/6/2020).

Menurut Wakil Ketua I Komite I  DPD RI Asal Aceh ini, saat ini para pengganti Hasan Tiro yang pernah memproklamirkan kemerdekaan Aceh pada 1976 silam, telah berada di tengah-tengah masyarakat di negeri ini. 

“Mereka ada yang berasal dari keluarga mantan kombatan dan pejuang Aceh, ada juga yang bersimpatik dengan ideologi keacehan,” kata Fachrul Razi dalam pernyataannya pada momentum Haul 10 tahun wafatnya tokoh pendiri Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ini. 

Bukan tanpa alasan Fachrul mengulas pernyataan ini, karena menurutnya yang mengakibatkan kebangkitan generasi ini bangkit, antara lain, Akidah Ahlusunnah Waljamaah semakin dirusak di Aceh, ekonomi dan kemiskinan Aceh juga semakin tinggi, pengangguran anak-anak muda Aceh semakin tajam, Aceh terus menerus ditipu oleh pemerintah pusat dan perjanjian MoU Helsinki hanya menjadi kertas kosong.

“Kami hanya menunggu momentum, jika perjanjian MoU Helsinki gagal dilaksanakan oleh pemerintah pusat, perjuangan Aceh kedepan akan ramai dilanjutkan oleh generasi muda Aceh saat ini, kami berada di depan untuk gerakan itu. Meskipun Tengku Hasan Muhammad Di Tiro telah 10 tahun kembali ke Allah namun ideologinya dan pemikirannya masih melekat di jiwa generasi muda Aceh," ulas senator muda yang dikenal vokal ini. 

Dia menambahkan, dirinya turut mengajak kader-kader seideologis di parlemen dan pemerintahan untuk menggunakan kekuasaan, dana, dan jabatan yang dimilikinya untuk fokus pada pengkaderan generasi muda yang mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjuangan Hasan Tiro. 

“Pengkaderan pemuda secara ideologis jauh lebih penting dilakukan saat ini demi mempersiapkan Aceh masa depan yang lebih bermartabat dan sejahtera sebagaimana cita-cita Tengku Hasan Muhamad Ditiro,” pungkasnya. 

BAGIKAN

0 facebook: