Selasa, 05 Mei 2020

ABK di Aceh Timur Meninggal di Laut, Mau Divisum Tak Ada dokter di RS Zubir Mahmud

ABK KM. Supra Baru saat pulang mengantar jenazah di Kuala Idi Aceh Timur. Selasa 5/5/2020 (Foto: Ist)
rilisNET, Aceh Timur - Seorang nelayan Anak Buah Kapal (ABK) KM. Supra Baru GT 55 bernama Iskandar (48) meninggal dunia ditengah laut. Itu diketahui setelah adanya laporan dari Maidin S pawang KM. Supra Baru yang melapor ke kantor Satuan Polisi Airud Polres Aceh Timur pada Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 07.00 WIB. Mayat korban kemudian diantar ke Rumah Sakit Zubir Mahmud, karena tak ada dokter, akhirnya divisum di RSUD Langsa.

Kapolres Aceh Timur melalui Kapolsek Idi Rayeuk AKP Ildani Ilyas, SH mengatakan, Iskandar merupakan ABK yang tercatat sebagai warga Dusun Ujong Blang, Gampong Paya Bujok Beuramo, Kecamatan Langsa Barat, Lota Kota.

"Menurut keterangan saksi yang juga teman korban pencari ikan Abu Bakar dan Saiful mengatakan bahwa korban setelah selesai makan sahur pada pukul 01.30 WIB, korban istirahat di atas rumah boat, namun pada saat dibangunkan pada pukul 05.00 WIB oleh saksi (Abu Bakar) untuk menurunkan pukat korban yang biasanya cepat terjaga tapi korban tidak memberi respon," kata Ildani Ilyas mengutip keterangan saksi.

Ia menambahkan, kemudian Abu Bakar memberi tahukan kepada tekong boat Maidin, oleh pawang ikut membangunkan korban, akan tetapi tidak bergerak lagi dan diyakini oleh tekong dan saksi beberapa ABK kapal korban telah meninggal dunia.

Pada pukul 07.30 WIB, KM. Supra Baru tiba di Kuala Idi Rayeuk dengan pawang Maidin  dan saksi Abu Bakar beserta beberapa ABK kapal lainya, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zubir Mahmud Aceh Timur guna dilakukan visum.

"Namun dari pihak RSU Zubir Mahmud Aceh Timur tidak dapat melakukan visum di karenakan tidak adanya dokter. Selanjutnya korban langsung di bawa ke Rumah Sakit Umum Langsa guna dilakukan visum terhadap jenazah korban," sebut Kapolsek Idi Rayeuk AKP Ildani Ilyas.
BAGIKAN

0 facebook: