Kamis, 26 Maret 2020

Penyebar Hoaxs Corona Bisa Kena UU ITE, Terancam 6 Tahun Penjara

Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro Bersama Wakapolres dan Kabag Ops
rilisNET, Aceh Timur - Penyebaran berita bohong atau hoaks semakin masif seiring dengan mewabahnya kasus virus corona di wilayah Aceh khususnya.
Sehubungan dengan itu, Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, S.I.K,M.H, Rabu (25/3/2020) menegaskan, seseorang bisa dikenai pidana apabila menyebarkan informasi palsu. 

"Merujuk UU ITE, dalam Pasal 45 A ayat (1), setiap orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan dipidana dengan pidana penjara enam tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar. 

Eko Widiantoro juga mengimbau kepada masyarakat agar bijak dalam bermedia sosial. "Bisa kena Undang-Undang ITE dengan ancaman pidana enam tahun penjara," ujarnya.

Kapolres kembali menegaskan, pemerintah akan terus memantau peredaran konten hoaks dan disinformasi, serta melakukan penindakan.
BAGIKAN

0 facebook: