Kamis, 21 November 2019

Wisuda di Unimal Dihadiri Wali Nanggroe, 230 Mahasiswa Raih Prediket Cumlaude

Acara Wisuda Unimal Yang Dihadiri Wali Nanggroe.
rilisNET, Lhokseumawe - Dari 1221 mahasiswa Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang diwisuda, 230 mahasiswa diantaranya lulus dengan predikat cumlaude. Acara wisuda itu digelar pada hari Rabu dan Kamis (21/11/2019), yang berlangsung di aula Gor Arun Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Kepala UPT Kehumasan dan Hubungan Eksternal Teuku Kemal Fasya kepada media ini mengatakan, Acara wisuda ini terbagi dalam 3 sesi, yang dilaksanakan sejak Selasa kemarin mulai pukul 07.00 WIB, sampai pukul 12.00 WIB, dan di sesi kedua pada dimulai sejak pukul 14.00 WIB yang berlangsung sampai dengan sore hari, kemudian pada hari ini dilanjutkan dengan sesi ke tiga.

"Sesi ketiga yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB, sampai dengan pukul 12.00 WIB, dari setiap sesi dibagi atas 407 wisudawan. Disesi ketiga ini dihadiri oleh Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haytar," sebut Teuku Kemal Fasya.

Sementara itu Rektor Universitas Malikussaleh DR. Herman Fithra, ST, MT, IPM menuturkan untuk tahun 2022 Unimal akan  bertambah menjadi 72 Program Studi dari 39 Program Studi yang telah ada saat ini. Ditahun itu pula mahasiswa akan mencapai lebih kurang 30 ribu. Jika itu terjadi tentunya kedepan akan sangat memerlukan kampus yang lebih luas untuk menampung para mahasiswa yang akan menimba ilmu nantinya di kampus Unimal ini.

“Kepada semua lulusan Unimal tentu kita berharap agar merwka dapat bersaing di tingkat nasional. Apalagi saat ini kemajuan yang begitu pesat disegi informasi dan teknologi kita berharap akan terciptanya inovasi yang dapat membuka lapangan kerja," Pungkasnya.

Sementara itu Wali Naggroe  Malik Mahmud Alhaytar dalam kesempatan itu mengatakan bahwa Aceh memiliki sumber daya alam yang melimpah. Dengan demikian diharapkan agar generasi Aceh dapat mengoptimalkan pengelolaan kekayaan tersebut, sehingga tidak jatuh kepihak luar.

"Semoga generasi Aceh kedepan bisa mengoptimalkan pengelolaan sumber daya alam kita ini agar tidak jatuh ketangan oranag lain. Dan ini menjadi tanggung jawab generasi kedepan demi kesejahteraan Aceh," ujar Wali Nanggroe Tengku Malik Mahmud Al Haytar. (My).
BAGIKAN

0 facebook: