Saturday, November 27, 2021

Empat DPO Penembak Pos Polisi di Aceh Barat Menyerahkan Diri

Empat DPO Penembak Pos Polisi di Aceh Barat Menyerahkan Diri

Banda Aceh -
Polda Aceh menyatakan empat terduga pelaku penembakan pos polisi di Kabupatan Aceh Barat yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang atau DPO akhirnya menyerahkan diri.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy di Banda Aceh, Sabtu (27/11/2021), mengatakan empat DPO tersebut menyerahkan diri setelah kepolisian melakukan upaya persuasif dengan pihak keluarga dan aparatur desa.

"Mereka datang dengan penuh kesadaran untuk menyerahkan diri. Ini adalah upaya persuasif yang dilakukan kepolisian secara maraton selama lima hari," kata Kombes Pol Winardy.

Kombes Pol Winardy tidak menyebutkan inisial empat DPO tersebut. Namun, mereka datang juga diantar keluarga beserta empat pucuk senjata api laras panjang, masing-masing satu pucuk M16 beserta tiga magasin dan tiga pucuk AK-56 dengan tiga magasin.

"Selain itu, mereka juga menyerahkan 114 butir peluru kaliber 5,56 dan 283 butir peluru kaliber 7,62," kata Kombes Pol Winardy menyebutkan.

Kombes Pol Winardy mengatakan polisi tidak menahan ke empat terduga pelaku tersebut dengan pertimbangan subjektif penyidik bahwa mereka sangat koperatif, tidak akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

"Mereka juga bersedia hadir di hadapan penyidik kapan pun dibutuhkan serta adanya jaminan dari pihak keluarga dam aparat gampong. Mereka diwajibkan lapor setiap Senin dan Kamis," kata Kombes Pol Winardy.

Kombes Pol Winardy mengatakan upaya persuasif, sehingga mereka menyerahkan diri tidaklah mudah. Ada peran Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menjamin keselamatan dan merangkul mereka hingga timbul kesadaran untuk menyerahkan diri.

Dengan menyerahkan diri mereka, kata Kombes Pol Winardy, kasus penembakan Pos Pol Panton Reu Polres Aceh Barat telah diungkap secara tuntas oleh tim gabungan dari Polres Aceh Barat, Polda Aceh, dan Densus 88 Satgaswil Aceh.

"Kapolda Aceh mengapresiasi kinerja tim gabungan serta akan memberikan penghargaan atas prestasi pengungkapan kasus tersebut secara tuntas dan berhasil membuat para pelaku menyerahkan diri berikut barang buktinya," kata Kombes Pol Winardy.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan total tersangka penembakan pos polisi tersebut sebanyak delapan orang, yakni berinisial SJ (41), RJ (46), DM (40), AF (38), CA (53), AD (61), JH (42), serta AH (56), meninggal dunia setelah terkena tembakan karena melawan saat ditangkap.

"Kepada seluruh tersangka tetap akan menjalani proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Motif penembakan murni karena mereka merasa terusik oleh aparat kepolisian yang sering menindak tambang ilegal di Aceh Barat," kata Kombes Pol Winardy. (rn/red)


Sumber: Antara

Friday, November 26, 2021

Polres Gayo Lues Musnahkan 158 Kg Barang Bukti Narkoba Jenis Ganja

Polres Gayo Lues Musnahkan 158 Kg Barang Bukti Narkoba Jenis Ganja

BB Narkoba Dibakar dihalaman Polres Gayo Lues, Aceh (Foto: Humas Polres Gayo Lues)
RILIS
.NET, Gayo Lues -
Polres Gayo Lues musnahkan 158 Kilogram Barang-bukti ganja dalam tindak pidana narkotika. BB tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar di lapangan Mapolres setempat, Kamis (25/11/2021).

Kapolres Gayo Lues AKBP Carlie Syahputra Bustamam SIK MH mengatakan, Barang bukti narkoba jenis ganja yang dimusnahkan hasil tangkapan dari tersangka berinisial KS (47) dan Cs, di Desa Jabo Kecamatan Terangon, Gayo Lues pada 3 November 2021 lalu.

"Barang bukti 158 Kg ganja dimusnahkan setelah melewati proses penyidikan," sebut Carlie Syahputra, Kamis (25/11/2021).

Carlie Syahputra juga menambahkan, ganja yang diperkirakan seharga Rp158 juta rupiah itu merupakan sebagai sinyal perang terhadap narkotika.

Menurut Kapolres Gayo Lues ini, dari barang bukti narkotika yang berhasil disita dan dimusnahkan itu, dapat menyelamatkan lima puluh dua ribu jiwa.

“Tegas kita sampaikan, tidak ada celah atau kesempatan sedikitpun bagi siapapun yang ingin bermain dengan narkotika diwilayah hukum Gayo Lues," ujar Carlie menegaskan.

Adapun ketiga pelaku tersebut dikenakan Pasal 115 ayat 2 Jo Pasal 111 ayat 2 Jo Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tambah Kapolres Gayo Lues.

Turut hadir pada kegiatan pemusnahan Barang bukti narkotika itu diantaranya, Wakil Bupati Gayo Lues, H Said Sani, Dandim 0113/GL yang diwakili oleh Komandan Unit 0113/GL Letda Inf S Sitepu, Kajari Gayo Lues Ismail Fahmi SH.

Selain itu hadir juga Ketua Mahkamah Syariah Gayo Lues Suwandi SHi MH, Kadis Kesehatan Riadussalihin Skm, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Blangkejeren M Sairi SH, Waka Polres Gayo Lues Kompol Muhammad Rasyid S H serta Kasi Berantas BNN Gayo Lues serta sejumlah wartawan. (rn/red)
Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp 12,8 M, Kadis PUPR di Aceh Ditahan

Jadi Tersangka Korupsi Proyek Jalan Rp 12,8 M, Kadis PUPR di Aceh Ditahan

Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Banda Aceh - Polda Aceh menahan lima tersangka dugaan korupsi pekerjaan jalan di Simeulue dengan nilai kontrak Rp 12,8 miliar. Dua orang ditahan adalah Kadis PUPR dan eks Kadis Kominfo Simeulue.

"Kelima orang ini merupakan tersangka pada kasus korupsi pekerjaan jalan di Simeulue. Saat ini mereka sudah dilakukan penahanan di Polda Aceh," kata Direktur Reskrimsus Polda Aceh Kombes Sony Sonjaya, Kamis (25/11/2021).

Lima orang ditahan tersebut adalah IS (eks Kadis Kominfo Simeulue), IH (Kadis PUPR Simeulue), YA Direktur CV ABL (inisial perusahaan), AS selaku kuasa direksi PT IMJ (inisial perusahaan), dan MI merupakan PPTK. Mereka ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (4/10).

Sony menjelaskan kasus korupsi tersebut terjadi pada 2019. Proyek pengaspalan itu dianggarkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Simeulue.

"Saat itu Dinas PUPR Simeulue memiliki pekerjaan berupa pengaspalan jalan Simpang Batu Ragi-jalan arah Simpang Patriot dengan nilai kontrak Rp 12.826.492.000," ujar Sony.

Dia menyebutkan penetapan tersangka dilakukan setelah pihaknya mengantongi hasil audit BPKP Perwakilan Aceh dan melakukan gelar perkara. Dalam kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa dokumen, mulai perencanaan, pelaksanaan, hingga pembayaran.

"Berdasarkan hasil audit kerugian keuangan negara yang dikeluarkan oleh auditor BPKP Perwakilan Aceh, kerugian negara mencapai Rp 9 miliar," ujar Sony.

Para tersangka bakal dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP.


Sumber: detik

Thursday, November 25, 2021

Milad Aceh Timur ke- 65 Tahun, Bang Rusli Ikut Tersenyum di Atas Honda Beat

Milad Aceh Timur ke- 65 Tahun, Bang Rusli Ikut Tersenyum di Atas Honda Beat

Foto: Rusli (51) pemenang undian Sepmor HUT Aceh Timur 
RILIS
.NET, Aceh Timur -
Bak ketiban durian runtuh, warga Idi Tunong ini tak menyangka, kalau dia akan benar-benar membawa pulang satu unit Sepeda motor baru, di hari peringatan Milad Kabupaten Aceh Timur yang ke-65 tahun.

Pria yang beruntung ini bernama Rusli (51), warga Dusun Pinto Rimba, Desa Alue Lhok, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Keseharian Bang Rusli bekerja sebagai petani di Gampong Alue Lhok, maklum saja, selain punya tanggungjawab besar untuk menafkahi keenam buah hatinya, bukan tidak mungkin rasa ingin memiliki sepeda motor baru sebagai alat transportasi keluarganya juga tertanam apik disanubarinya.

Namun, pada Rabu menjelang sore, 24 November 2021, bertepatan saat puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Aceh Timur yang ke- 65, Bang Rusli Ikut tersenyum diatas Honda Beat, saat itu Bang Rusli baru saja mendapatkan undian berhadiah (door prize), pada acara Gebyar Vaksinasi Covid-19 dan Donor Darah, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten setempat.

Selain Bang Rusli, ada dua warga Aceh Timur lainnya yang juga mendapatkan sepeda motor, tak hanya itu, panitia penyelenggara juga menyediakan beragam hadiah lainnya, ada kulkas, sepeda gunung, mesin cuci, dan sejumlah hadiah lainnya yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Puncak Milad Aceh Timur tahun ini diperingati dengan menggelar Gebyar Vaksinasi dan Donor Darah, langkah ini dianggap paling mujarab agar masyarakat mau mengikuti vaksinasi agar terhindar dari penularan wabah Covid-19.

Terbukti, selama tiga hari kegiatan ini digelar, panitia bisa mengumpulkan seratusan kantong darah dari para pendonor, selain itu, antusias warga dalam melakukan vaksinasi juga mencapai ratusan orang.

Selain itu, dari kegiatan donor darah juga diharapkan dapat mengatasi kesulitan para pasien yang membutuhkan darah di Aceh Timur.

Hari pun beranjak sore, disisi kiri pilar tribun lapangan upacara, tepatnya dilokasi Honda Beat warna biru terparkir media ini pun menghampiri Bang Rusli, dengan raut wajahnya yang menandakan perasaan senang.

Bang Rusli mengaku memperoleh nomor undian dengan empat digit angka yakni 1974 yang diumumkan oleh Bupati Aceh Timur. Dan angka yang dipilih khusus inipun ternyata angka kelahiran Bupati Rocky sapaan H Hasballah.

"Saat Pak Bupati menyebutkan angka kelahirannya 1974, ternyata sama dengan angka pada nomor undian saya. Alhamdulillah saya bersyukur atas rezeki pada Milad Aceh Timur tahun ini, terimakasih Aceh Timur, terimakasih Pak Bupati Rocky, semoga Aceh Timur semakin maju," ucap Bang Rusli. (rn/red)
Peringati HUT  Aceh Timur Ke-65,  Bupati Rocky ucap Terimakasih pada ASN

Peringati HUT Aceh Timur Ke-65, Bupati Rocky ucap Terimakasih pada ASN

Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH dan sekda Ir Mahyuddin MSi, foto bersama saat Peringati HUT Aceh Timur yang ke-65 
RILIS
.NET, Aceh Timur -
Bupati Aceh Timur, H Hasballah Bin HM Thaib SH berterimasih kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), yang telah bekerja membangun Aceh Timur, sehingga dapat bersaing dengan kabupaten kota lainnya yang ada di Aceh.

Hal itu disampaikan Rocky sapaan H Hasballah pada saat upacara memperingati hari jadinya Kabupaten Aceh Timur yang ke- 65. Upacara ini digelar di lapangan apel komplek pusat pemerintahan Aceh Timur, pada Rabu (24/11/2021).

“Di ulang tahun Aceh Timur ke-65 ini, saya mengucapkan terimakasih kepada para ASN yang telah bekerja sehingga Aceh Timur banyak perubahan dan banyak mendapatkan predikat penghargaan ditingkat nasional," ujar Bupati Aceh Timur H Hasballah Bin HM Thaib SH.

HUT Aceh Timur ke-65 mengusung Thema, 'Dengan Semangat Hari Jadi Kabupaten Aceh Timur yang ke-65, Mari Kita Wujudkan Pembangunan Masyarakat yang Islami, Bermartabat, Adil dan Demokratis.

Bupati Rocky juga turut mengulas sejarah perpindahan pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Timur dari Kota Langsa ke Kota Idi, sehingga masyarakat di 513 Desa turut merasakan kemudahan pelayanan karena lokasi yang ditempuh tidak lagi jauh seperti saat berada di Kota Langsa.

"Walaupun bapak ibu sangat merasa sedih waktu itu, akan tetapi hari ini patut berbangga para ASN dapat bekerja lebih baik dalam melakukan pelayanan terhadap masyarakat di Aceh Timur, selain itu dari kerja keras para ASN sehingga Aceh Timur semakin maju dan telah banyak mendapatkan prestasi, baik di tingkat Aceh dan Nasional dalam memajukan Aceh Timur," tambah Bupati Aceh Timur.

Pada kesempatan itu, Bupati yang menjabat dua periode ini juga turut mengucapkan terimakasih kepada Sekda, para Asisten, jajaran OPD dan para ASN di Aceh Timur. "Terimakasih banyak sekali lagi kami ucapkan kepada para ASN yang telah sama-sama turut membangun Aceh Timur, yang hari ini telah berusia 65 tahun," pungkasnya.

Ia juga menambahkan, saat ini Kabupaten Aceh Timur tengah menata dan mengembangkan berbagai potensi dan kewilayahan, guna mempercepat pembangunan di segala bidang yang akan menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan daerah.

Bupati juga mengatakan Aceh Timur telah mengupayakan berbagai program dan terobosan yang dapat menghasilkan solusi terhadap berbagai program, dan terobosan yang dapat menghasilkan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi, terutama yang menyangkut sendi kehidupan masyarakat pada umumnya.

Sementara itu, upacara memperingati hari ulang tahun yang ke-65 Kabupaten Aceh Timur tahun 2021, yang dilaksanakan setiap tanggal 24 November, menurutnya sebagaimana landasan yuridis Undang-undang Darurat Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1956. Diundangkan di Jakarta pada Tanggal 24 November 1956 oleh Menteri Kehakiman.

Upacara ini juga turut dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, Sekda Aceh Timur, para Asisten, staf ahli serta sejumlah Kepala OPD dengan berpakaian adat Aceh, serta para ASN di lingkungan Pemkab Aceh Timur.

Usai mengikuti upacara, Bupati Aceh Timur dan rombongan langsung menuju tribun utama lapangan upacara di Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk. Disini ratusan warga tampak sedang mengikuti kegiatan Gebyar Vaksinasi dan Donor Darah yang turut diisi dengan pembagian hadiah, ada tiga unit sepeda motor, kulkas, sepada gunung, mesin cuci, kompor gas, dan puluhan hadiah menarik lainnya yang telah disiapkan oleh panitia menyelenggara HUT Aceh Timur. (rn/red)