Selasa, 27 Juli 2021

Ronaldo Balik ke Juventus, Latihan Perdana Bareng Allegri

Ronaldo Balik ke Juventus, Latihan Perdana Bareng Allegri

Cristiano Ronaldo balik ke Juventus usai berlibur musim panas. (Foto: dok. Juventus)
Turin - Cristiano Ronaldo menjalani masa liburan setelah tampil membela Timnas Portugal di Euro 2020. Juara Piala Eropa 2016 itu angkat koper lebih cepat usai disingkirkan Belgia di babak 16 besar.

Waktu liburan Ronaldo diisi dengan traveling dari Portugal ke Spanyol dan Prancis. Megabintang 36 tahun tersebut terekam kamera menikmati vakansi di atas yacht mewahnya bareng sang kekasih, Georgina Rodriguez, beserta anak-anaknya.

Cristiano Ronaldo tidak terlihat batang hidungnya dalam sesi latihan pertama Juventus bersama pelatih baru Massimiliano Allegri pada 15 Juli. Dia juga absen kala Bianconeri menjalani laga uji coba menghadapi Cesena, Sabtu (24/7/2021).

Absennya Ronaldo saat itu semakin menimbulkan spekulasi jika dirinya mau cabut dari Juventus. Apalagi, mantan bintang Real Madrid dan Manchester United itu hanya tinggal menyisakan satu tahun di kontraknya saat ini.

Wakil Presiden Juventus, Pavel Nedved, menyampaikan bahwa Ronaldo akan segera bergabung ke tim. Dia juga menepis isu peraih lima Ballon d'Or itu ingin hengkang dari Allianz Stadium.

"Ronaldo akan kembali berlatih pada hari Senin, dan dia akan tetap bersama kami," kata Nedved kepada Sky Sport Italia.

Ucapan Nedved menjadi kenyataan keesokan harinya. Ronaldo tiba di Turin pada Minggu (25/7) dan menjalani pemeriksaan kesehatan di J Medical.

Cristiano Ronaldo akhirnya mengikuti latihan tim hari Senin (26/7). Setelah tiba di kompleks latihan Juventus dan menyapa para fans, dia bergabung bersama rekan-rekannya dan berlatih untuk pertama kalinya di bawah asuhan Massimiliano Allegri.


Sumber: detik













Bupati Aceh Timur Laporkan LKPJ 2020

Bupati Aceh Timur Laporkan LKPJ 2020

RILIS.NET, Aceh Timur - Bupati Aceh Timur, H. Hasballah Bin HM Thaib, SH yang diwakili oleh Setda Aceh Timur Ir. Mahyuddin, M.Si menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2020, di Gedung DPRK Aceh Timur, Senin (26/7/2021).

LKPJ Tahun 2020 Pemerintah Aceh Timur itu diterima oleh Ketua DPRK Aceh Timur Muhammad Daud dalam rapat paripurna di gedung DPRK setempat.

Dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur itu, Setda menyampaikan, bahwa penyampaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban merupakan agenda tahunan sesuai Amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku bahwa Bupati dan Wakil Bupati wajib menyampaikan laporan LKPJ kepada Dewan yang terhormat,” kata Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin HM Thaib, SH dalam laporan tertulisnya yang dibacakan oleh Setda Aceh Timur Ir. Mahyuddin dalam Rapat Paripurna DPRK Aceh Timur.

Bupati menambahkan, penyelenggaraan urusan-urusan pemerintah di Kabupaten Aceh Timur Tahun Anggaran 2020 telah selesai dilaksanakan dan oleh karena itu, sebagai tindak lanjut capaian pertanggung Jawabannya harus disajikan dalam bentuk LKPJ. 

Selain menyajikan laporan keterangan tentang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah (urusan wajib dan pilihan), tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

“Dari sudut pandang kebijakan daerah, Tahun Anggaran 2020 merupaan tahun ke empat pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kabupaten Aceh Timur periode 2017-2022. Di Tahun 2020 hingga saat ini secara Nasional kita masih berada di tengah pandemi Covid-19,” jelasa Hasballah Bin .HM Thaib atau akrap disapa Rocky.

Tambahnya, pada Tahun Anggaran 2020, Pendapatan Kabupaten Aceh Timur merencanakan pendapatan sebesar Rp.1.871.801.157.380.00 (satu triliun delapan ratus tujuh puluh satu milyar delapan ratus satu juta seratus lima puluh tujuh juta tiga ratus delpan puluh rupiah).

Dengan realisasi sebesar Rp.1.827.172.559. 925,22 (satu triliun delapan ratus dua puluh tujuh milyar seratus tujuh puluh dua juta lima ratus lima pulum sembilan ribu sembilan ratus dua puluh lima koma dua puluh dua rupiah atau mencapai 97,62 persen.

“Adapun rencana bebanja adalah sebesar Rp1.924.686.760.175,37 (Satu triliun sembilan ratus dua pulum empat milyar enam delapan puluh enam juta tujuh ratus enam puluh ribu seratus tujuh puluh lima koma tiga puluh tujuh rupiah),” papar Bupati Aceh Timur .

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan penyerapan penanganan Force-major (bencana alam) sebesar Rp3.092.558.435 (tiga milyar sembilan puluh dua juta lima ratus lima puluh delapan ribu empat ratus tiga puluh lima ripiah.

“Dari sudut pandang capaian pembangunan, pemerintah Kabupaten Aceh Timur telah memperoleh prestasi selama Tahun 2020 yairu berhasil memperoleh opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan keuangan (BPK) RI 7 tahun berturut turut (2014,2015, 2016, 2017, 2018, 2019dan 2010),” pungkas Bupati Aceh Timur H. Hasballah bin H.M Thaib, SH dalam laporannya yang dibacakan Ir. Mahyuddin, M.Si.

Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Timur tersebut dihadiri sejumlah Anggara DPRK, dan para kepala OPD dalam Kabupate Aceh Timur. (rn/aqb)

Senin, 26 Juli 2021

Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar Kapolda Aceh Yang Baru: Ini Profilnya

Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar Kapolda Aceh Yang Baru: Ini Profilnya

Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar Kapolda Aceh Yang Baru: Ini Profilnya

RILIS.NET, Banda Aceh - Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, SH., MM ditunjuk sebagai Kapolda Aceh menggantikan Irjen Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil.
Pergantian tersebut berdasarkan Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/1506/VII/KEP./2021 tanggal 26 Juli 2021 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, M.Si.

Ahmad Haydar sebelumnya menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK. I Sespim Lemdiklat Polri. Sementara Wahyu Widada akan mengisi jabatan Asisten SDM Kapolri.

Profil Irjen Pol. Ahmad Haydar

Ahmad Haydar merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akpol 1988 yang berpengalaman dalam bidang reserse. Jenderal bintang dua ini sebelumnya juga pernah menjabat Kapuslabfor Bareskrim Polri.

Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah, 9 September 1965 ini pernah menjabat berbagai posisi strategis di tubuh Polri, diantaranya:

Komandan Penjagaan Kaltim (1989)

Kanit Serse Polres Balikpapan (1989)

Wakasat Serse Polres Balikpapan (1992)

Penyidik Serse Tipiter Polda Kaltim (1993)

Penyidik Serse Ekonomi Polda Kaltim (1994)

Kabag Ops Polsek Bontang (1996)

Pama PTIK (1997)

Penyidik Madya Narkotika Polda Kaltim (1999)

Penyidik Narkotika Polri

Kasat Serse Ekonomi Polda NAD (2005)

Kapolres Salatiga (2007)

Kasubbag Prodsus Bag Produk Roanalisis Bareskrim Polri (2009)

Kanit II Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2010)

Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri (2011)

Kasubdit V Dittipidter Bareskrim Polri (2012)

Analis Kebijakan Madya bidang Pidter Bareskrim Polri

Dirreskrimsus Polda Sumut (2015)

Wadirtipidter Bareskrim Polri (2016)

Wakapolda Jambi (2017)

Kapuslabfor Bareskrim Polri (2019)

Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri (2020)

Kapolda Aceh (2021)


Sumber: analisaaceh.com

Minggu, 25 Juli 2021

Terungkap, Pelaku Pembunuhan di Langsa Mengaku Sakit Hati Terhadap Korban, Dia Dibantu DN Warga  Aceh Tamiang

Terungkap, Pelaku Pembunuhan di Langsa Mengaku Sakit Hati Terhadap Korban, Dia Dibantu DN Warga Aceh Tamiang

Pelaku pembunuhan warga Langsa diringkus Polisi (Foto: Ist)
RILIS
.NET, Langsa -
Satreskrim Polres Langsa berhasil meringkus pelaku pembunuhan Ridhwan (53) warga Desa Sungai Pauh, Langsa Barat yang mayatnya dibuang ke sungai Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Kabupaten Aceh Timur.

Polisi juga mengungkap motif pembunuhan pengusaha barang bekas itu, dari hasil penyelidikan polisi, pelaku ZW (25) warga Dusun Rukun, Desa Dalam, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang ini mengaku karena sakit hati akibat dicaci oleh korban.


Pelaku ZW diketahui juga bekerja di tempat usaha gudang barang bekas milik korban. Dalam menjalankan aksinya ZW mengaku turut dibantu oleh DN (40) pencari barang bekas, warga Gampong Teupah, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang.

ZW sendiri diringkus polisi di Desa Dalam, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu kemarin.

Hal itu terungkap dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Langsa pada Minggu (25/7/2021) di Mapolres setempat.


"Tim masih melakukan pencarian terhadap DN yang masih DPO, di wilayah Aceh Tamiang dan Langsa," kata Kapolres Langsa AKBP Agung Kanigoro yang didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Arief Sukmo Wibowo, saat konferensi pers pada Minggu (25/7/2021).

Kapolres juga menambahkan, awalnya tersangka ZW mengaku bahwa ia melakukan pembunuhan itu seorang diri. Namun, setelah didesak maka pelaku mengaku bahwa ia dibantu oleh DN, (DPO), dalam melakukan aksinya itu.

Pelaku DN disebut turut membantu tersagka ZW untuk membuang mayat korban ke sungai di Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur. Tak hanya itu, DN juga disebut turut mengambil barang berharga milik korban setelah membuang mayat korban ke wilayah Aceh Timur.

Dari pengakuan pelaku, sambung Agung Kanigoro, awalnya tersangka Z sering dimaki-maki oleh korban karena adanya kesalahan dalam bekerja.

"Pelaku Z merasa sakit hati dan langsung menikam Ridhwan saat sedang tertidur lelap di malam hari dengan menikamnya di bagian perut dan dada korban sebanyak 2 kali," sambungnya.


Polisi juga turut mengamankan sejumlah barang-bukti milik korban yakni, 1 buah buku tabungan Bank Danamon dengan nomor rekening 000053480166 an. RIDHWAN, 1 buah buku tabungan Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor rekening 1057733237 an. RIANTI HERIATY, 1 buah kartu ATM Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan nomor 6034 9490 0702 9080, 2 buah Plat sepeda motor dengan Nopol BL 4355 FAE, dan 100 buah karung besar berisi bahan bekas/Botut.

"Tersangka Z dijerat Pasal 340 Jo Pasal 338 Subs Pasal 365 Ayat 3 tentang Tindak Pidana menghilangkan nyawa orang lain dengan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan kematian atau ancaman Pidana Hukuman Mati/Seumur Hidup/20 tahun," ujar Kapolres Langsa. (rn/red)
Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Langsa Ditangkap, Korbannya Ditemukan dalam Goni

Terduga Pelaku Pembunuhan Warga Langsa Ditangkap, Korbannya Ditemukan dalam Goni

Foto Profil Korban Pembunuhan Ridhwan (Ist)
RILIS
.NET, Langsa -
Satuan Reserse Kriminal Polres Langsa berasil menangkap ZW (25) warga Dusun Rukun, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, yang diduga pelaku pembunuhan Ridhwan (53) warga Sungai Pauh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, yang jasadnya ditemukan dalam karung goni, di Sungai Gampong Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, pada Selasa 20 Juli 2021 lalu.

Informasi yang dihimpun RILIS.NET Sabtu (24/7/2021), selain meringkus pelaku, Polisi juga mengamankan barang bukti berupa mesin dompleng, becak, dan juga buku rekening bank serta handphone milik korban Ridhwan yang ada bersama terduga pelaku.


Terkait motif pelaku yang diduga tega menghabisi nyawa pengusaha barang bekas ini (korban), RILIS.NET belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak Polres Langsa. Menurut informasi akan digelar konferensi pers di Mapolres setempat pada Minggu (25/7/2021). Begitupun media ini belum mendapatkan konfirmasi dari pihak berwajib terkait informasi itu.

Sebelumnya diberitakan, mayat Laki-laki ditemukan terapung didalam goni di sungai Desa Jeungki, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur, Selasa (20/7/2021), sekitar pukul 11.00 WIB.


Saat ditemukan didalam goni berwarna putih, mayat ini telah mengeluarkan bau, dengan menggunakan baju singket putih dan celana jeans, diperkirakan telah beberapa hari berada didalam air sungai di kawasan itu.

Dari hasil autopsi yang dipimpin oleh dokter Forensik RSUD Langsa pada Rabu lalu, ditemukan sejumlah fakta pada jasad korban.


Diantaranya, jasad dalam keadaan terikat tali di bagian leher, tangan serta kaki. "Diduga korban dibunuh terlebih dahulu kemudian diikat lalu dimasukkan ke dalam karung selanjutnya diberi pemberat bertujuan agar korban tenggelam dan menghilangkan jejak. Perkiraan waktu kematian lebih dari satu minggu," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro SIK MH, pada Rabu (21/7/2021) lalu.

Ia menambahkan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dalam proses autopsi, antara lain satu lembar baju bertuliskan Homeland Pekanbaru of Melayu Riau, satu buah kaos singlet warna putih merk JOVAC, satu buah celana dalam merk Pastis, satu buah celana panjang merk Pergio berwarna hitam ukuran 28, serta satu buah ikat pinggang tanpa merk berwarna hitam dan sebuah pisau tanpa gagang berbentuk Rencong. (rn/red)